Sabtu, 01 Oktober 2011

XML

           XML (eXtensible Markup Language) dikembangkan mulai tahun 1996 dan mendapatkan pengakuan dari W3C pada bulan Februari 1998. Teknologi yang digunakan pada XML sebenarnya bukan teknologi baru, tapi merupakan turunan dari SGML yang telah dikembangkan pada awal 80-an dan telah banyak digunakan pada dokumentasi teknis bebagai proyek berskala besar.   
            Struktur layout XML Android sangat sederhana berupa tree dari elemen-elemen XML dimana setiap node-nya adalah subkelas dari kelas view. Kita bisa menggunakan kelas apapun yang meng-extend view sebagai elemen pada layout XML termasuk kelas yang kita buat sendiri jika kita definisikan meng-extend view. Struktur sederhana seperti ini menjadikan pembuatan antarmuka cepat dan gampang. Contoh atribut xml yaitu :
·         xmlns:android
Deklarasi namespace XML untuk memberitahu tools Android bahwa kita akan merujuk ke atribut-atribut yang didefinisikan dalam namespace Android. Tag paling luar dari setiap layout Android harus memiliki atribut ini.
·         android:id
Atribut ini memberikan identifier unik ke elemen textview. Kita dapat menggunakan id tersebut untuk memanggil layout view ini dari kode atau dari resource XML lain.
·         android:layout_width
Atribut ini mendefinisikan seberapa banyak lebar layar yang akan digunakan untuk view ini. Kita mengisikannya dengan “fill_parent” yang artinya kita akan menggunakan seluruh lebar layar.
·         android:layout_height
Sama seperti android:layout_width tapi untuk variabel tinggi.
·         android:text
Mendefinisikan teks yang akan ditampilkan oleh textview.
            Seluruh layout XML anda taruh dalam direktori res/layout. “res” adalah singkatan dari “resource”. Di sinilah anda menaruh seluruh aset-aset yang tidak berupa kode, bisa berupa gambar, musik, string dsb.

Keunggulan XML
            XML untuk saat ini bukan merupakan pengganti HTML. Masing-masing dikembangkan untuk tujuan yang berbeda. Kalau HTML digunakan untuk menampilkan informasi dan berfokus pada bagaimana informasi terlihat, XML mendeskripsikan susunan informasi dan berfokus pada informasi itu sendiri. XML terutama dibutuhkan untuk menyusun dan menyajikan informasi dengan format yang tidak mengandung format standard layaknya heading, paragraf, tabel dan lain sebagainya.

0 komentar:

Posting Komentar