Senin, 04 April 2011

game engine ogre

Game Engine adalah system perangkat lunak yang dirancang untuk menciptakan dan pengembangan video game. Ada banyak mesin permainan yang dirancang untuk bekerja pada konsol permainan video dan sistem operasi desktop seperti Microsoft Windows, Linux, dan Mac OS X. fungsionalitas inti biasanya disediakan oleh mesin permainan mencakup mesin render ( “renderer”) untuk 2D atau 3D grafis, mesin fisika atau tabrakan (dan tanggapan tabrakan), suara, script, animasi, kecerdasan buatan, jaringan, streaming, manajemen memori, threading, dukungan lokalisasi, dan adegan grafik. Proses pengembangan permainan sering dihemat oleh sebagian besar menggunakan kembali mesin permainan yang sama untuk menciptakan permainan yang berbeda.
Game engine biasanya datang dengan berbagai macam jenis dan ditujukan untuk berbagai kemampuan pemrogramman diantaranya Roll-your-own game engine dan Mostly-ready game engines.Roll-your-own game engine banyak perusahaan game kecil seperti publisher indie biasanya menggunakan engine nya sendiri. Ini berarti mereka menggunakan API seperti XNA, DirectX atau OpenGL untuk membuat game engine mereka sendiri. Disisi lain, mereka kadang menggunakan libraries komersil atau malah open source. Terkadang mereka malah membuat semuanya dari nol. Mostly-ready game engines. Engine engine ini biasanya sudah menyediakan semuanya begitu diberikan pada developer / programmer. Semuanya termasuk contoh GUI, physiscs, libraries model dan texture, dan segalanya. Banyak dari mereka yang sudah benar benar matang, sehingga dapat langsung digunakan untuk scripting sejak hari pertama.
Freeware game engine/open source game engine antara lain Blender, Golden T Game Engine (GTGE), DXFramework, Ogre, Aleph One, Axiom Engine, Allegro Library, Box2D, Build Engine, Cube, Cube 2, DarkPlaces, jMonkeyEngine (jME), Panda3D, Sphere.
Artikel kali ini akan membahas mengenai Ogre. OGRE (Object-Oriented Graphics Rendering Engine) adalah engine yang objek oriented fleksible 3D rendering pada game engine yang ditulis dalam bahasa C++ serta didesain mampu berkembang . Gambaran abstraknya OGRE menggunakan sistem library seperti Direct 3D dan OpenGL, serta menyediakan sebuah dasar interface di dunia object dan class object yang lebih tinggi. Yang dilakukan hanya mentranslasi dan merotasikan entitas yang memiliki animasi. Ogre merupakan sebuah open-source rendering grafis engine yang dibuat dan dirawat oleh tim kecil core, yang dikontribusikan dan dikembangkan oleh komunitasnya. Ogre dapat menjadi engine yang berkembang di kemudian hari karena sifatnya yang open source. Ogre dikembangkan oleh official Ogre team page. Ogre berjalan pada berbagai tools graphics 3D yang sesuai compatible dengan Ogre, meskipun performa pasti akan berbeda-beda. Ogre didukung C + + compiler (misalnya VisualStudio atau Code:: Blocks / MinGW).  Akhirnya, akan diperlukan sebuah tempat untuk isi program 3D. Ogre dijalankan dengan script C++, namun dapat pula dengan bahasa lainnya yaitu pada Python (Python-Ogre), Jawa (Ogre4j) dan untuk. NET languages – C # dan VB.NET – (MOGRE). Ogre adalah sebuah komponen dalam pengembangan yang lebih besar.
Fitur-Fitur yang terdapat pada OGRE yaitu :
Desain yang berobject oriented dengan menggunakan plug-in untuk mempermudah memasukkan fitur lainnya.
Engine berbasis scane graph dengan bantuan untuk sebuah varietas yang luas, octree, BSP, & Paging Landscape scene manager.
Multi-platform dengan dukungan OpenGL & Direct3D. Bisa merender konten yang sama di beda platform tanpa harus mempunyai content creator. Dapat diakses pada platform Linux, Mac OS X, dan semua versi Windows.
OGRE mendukung program Vertex dan Fragment selama ditulis dengan GLSH, HLSL, Cg, dan assembler.
The landscape scene manager untuk Progressive LOD, yang mana bisa dibuat secara otomatis & manual.
Engine animasi yang mensuport penuh untuk multiple hardware.
OGRE mempunyai comositing manager dengan bahasa script dan full screen postprocessing untuk efek seperti HDR, blooming, satruation, brightness, blurring, & noise.
Libraries mempunyai fitur memory debugging & loading resource dari archive-nya.
Tersedia konten tools untuk 3D modeler, seperti 3D Studio Max, Maya, Blender, LightWare, Milkshape, Sketchup, dsb.

 referensi : 
http://putrikero.wordpress.com/2010/03/17/game-engine/
http://afinaa.wordpress.com/2010/06/23/game-engine-ogre-vs-delta-part-1/

Selasa, 01 Maret 2011

HUBUNGAN ANTARA PROGRAMMER,GAME DESIGNER,ARTIST DAN COMPOSER

YEY, setelah dua artikel sebelumnya membahas tentang programmer,game designer,artist dan composer maka pada artikel yang ketiga ini saya akan menjelaskan sedikit tentang hubungan dari semua pihak tersebut dalam proses pembuatan sebuah game. Seperti yang kita ketahui (khususnya bagi penikmat game) sebuah game yang menarik adalah sebuah game yang dibuat dengan grafik ataupun karakter yang menarik, system permainan yang membuat penasaran, serta sound effect yang membuat semangat dalam bermain. Jadi sesuai judul artikel ini, keempat pihak tersebut memiliki keterhubungan satu sema lain demi menghasilkan sebuah permainan yang menarik. Tanpa seorang programmer game, game desaigner,artist,dan composer tidak bisa melakukan tugasnya untuk membuat game semakin menarik. Kemudian tanpa game desaigner dan artist game juga akan jauh dari kata menarik Karena tidak ada karakter dan tampilan yang membuat game tersebut diminati pemain.Kemudian tanpa composer game akan terasa datar tanpa klimaks, jadi pemain tidak akan merasakan efek permainan tersebut seperti misalanya jika pemain bermain game tembak-menembak, maka tanpa suara atau sound effect permainan akan terasa datar tidak terasa nyata.
Jadi untuk membuat game yang menarik Hubungan dari Programmer, Designer, Artist dan Composer  haruslah ada.  Hubungan tersebut dimulai dengan adanya seorang programmer  dengan membuat source code game. Game tersebut  dibuat dengan bagian-bagian profesi yang ada pada artikel yang pertama,contohnya gamenya menitikberatkan  pada AI,dll. Kemudian setelah programmer membuat game,seorang desaigner membuat tampilannya agar menjadi lebih menarik dengan mentransformasikan dunia nyata kedalam game tersebut. Selanjutnya setelah wadah tersedia  Artist membuat karakter yang akan dijadikan subjek dalam permainan tersebut, yang terakhir composer, composer akan menciptakan sound effect yang mengiringi setiap kegiatan atau tindakan yang terjadi di dalam permainan.Dengan keterhubungan dari keempat hal inilah sebuah game akan menjadi lebih menarik dan dinikmati oleh banyak kalangan.

08.15 - No comments

Artist dan Composer dalam pembuatan game

Seperti yang telah saya bahas pada artikel sebelumnya ada beberapa hal yang terkait dengan pembuatan game,diantara yang telah saya bahas yaitu programmer dan game desaigner. Berikut ini akan saya bahas mengenai artist dan composer dalam pembuatan game. Setiap game tidak lepas dari peran Artist dan composer.
Artist merupakan orang yang bertugas untuk membuat sebuah tampilan atau sebentuk karakter yang akan digunakan dalam permainan yang akan dibuat. Karakter biasa digunakan sebagai objek yang akan dimainkan oleh para pemain game.
Composer merupakan orang yang bertugas menyisipkan sound effect yang nantinya akan membuat suasana game lebih real, dan menarik karena penepatan audionya yang pas.
Jadi sama seperti programmer dan game designer, artist dan composer juga memiliki hubungan yang kuat satu sama lain. Tanpa kesatuan antara keduanya sebuah game akan terasa kurang lengkap dan menarik. Contohnya pada game tembak-tembakan, jika karakter menembak musuh pasti akan menggunakan sound effect yang membuat aktifitas tersebut terasa real. Jika tidak ada sound effect yang diciptakan oleh composer maka tindakan yang dilakukan oleh karakter tidak akan menarik, dan tidak terasa nyata.
Jadi akan lebih baik jika sebuah game dilengkapi dengan karakter dan sound effect yang mendukung sehingga yang memainkan merasa tertarik dan tidak bosan.

REFERENSI :
http://kue-cucur.web.id/?p=193#content

Programmer dan Designer

Programmer dan Designer
Seperti yang telah saya bahas sebelumnya game merupakan permainan yang sampai sekarang ini digemari banyak kalangan. Setiap game mempunyai jenis platform yang berbeda-beda dan juga genre yang berbeda. Setiap pemain bisa memilih untuk memainkan game sesuai dengan keinginnya. Misalnya game bergenre RTS (Real Time Strategy) pada PC,ataupun game RPG (Role Playing Game),dan juga game-game lainnya.
Game merupakan sebuah aplikasi yang dibangun, oleh karena itu banyak hal yang terlibat dalam pembuatan aplikasi game tersebut. Antara lain programmer, designer,composer,dan juga artist. Setiap hal tersebut berhubungan satu sama lain untuk menghasilkan game yang sempurna. Berikut ini saya akan membahas mengenai hubungan antara programmer dan designer.
Programmer dalam pembuatan game merupakan orang-orang yang kreatif dan pandai dalam membuat source code program pembangun game. Programmer disebut juga game maker.
Programmer juga mempunyai bagian masing-masing untuk membuat sebuah game. Bagian tersebut diantaranya adalah :
1.      Game Physics Programmer, programmer yang bertugas untuk mengembangkan penampilan fisik dari sebuah game. Mengembangkan penampilan fisik ini maksudnya adalah untuk mentransformasikan dunia nyata ke dalam sebuah game sehingga ketika pemain memainkan game tersebut mereka seolah-olah bermain pada dunia yang nyata.
2.      Artificial Intelligence Programmer, kecerdasan buatan, sesuai dengan namanya programmer pada bagian ini mengembangkan permainan logika, permainan yang seolah-olah computer dapat melakukan atau menyelesaikan masalahnya seperti pola piker manusia.
3.      Graphics Programmer, merupakan bidang yang mengembangkan grafik pada game. programmer dalam bidang ini untuk pengembangan permainan dapat menuntut upah tinggi dan biasanya merupakan komoditas langka.
4.      Sound Programmer, programmer disini mengembangkan pemrograman suara (audio) sehingga dengan adanya suara sebuah game akan menjadi lebih menarik dan seru.
5.      Selanjutnya Gameplay programmer, pada bagian ini programmer lebih memfokuskan pada strategi permainan, pelaksanaan permainan teknik dan logika, sehingga para pemain game akan terlibat dalam sebuah permainan.
6.      Scripter,Penulis skenerio bertugas menulis kode untuk membuat semua konten dalam permainan. Contohnya jika pemain yang seharusnya menembak musuh tertentu, lalu sebuah tombol merah muncul bersama beberapa teks pada layar, maka fungsi ini semua ditulis sebagai bagian dari program inti di C atau bahasa assembly lainnya.
7.      UI programmer,UI Programmer mengkhususkan dalam pemrograman user interface untuk permainan. UI lanjutan sistem dapat memungkinkan scripting dan efek khusus, seperti transparansi, animasi atau efek partikel untuk kontrol.
8.      Network programmer,Programmer ini menulis kode yang memungkinkan para pemain bersaing satu sama lain (atau bermain bersama-sama) yang terhubung melalui LAN atau internet (atau dalam kasus-kasus langka, langsung terhubung melalui modem).
9.      Lead game programmer,Programmer yang memimpin akhirnya bertanggung jawab atas semua program untuk permainan. Ini adalah tugas mereka untuk memastikan berbagai permainan submodules diimplementasikan dengan baik serta untuk melacak pembangunan dari sudut pandang pemrograman.
Game Designer merupakan orang yang bertugas untuk mendesign suatu game termasuk didalamnya seperti menentukan alur, tipe, dan tampilan yang game itu seperti apa. Biasanya mereka mendesign game tersebut secara berkelompok. Seperti halnya programmer, desaigner juga mempunya bagian-bagian yaitu
  1. Lead Designer, Lead Designer bertugas dalam mengkoordinasikan designer lainnya dan merupakan visioner utama dari game tersebut. Semua keputusan yang berhubungan dalam desain pada sebuah game harus sesuai dengan Lead Designer.
  2. Game Mechanic Designer,Seseorang yang berperan dalam mendesain dan menyeimbangkan mekanika dari sebuah game.
  3. Level Designer/Environment Designer ,Bertugas bertanggung jawab dalam hal lingkungan(environment), level, dan misi(mission).
  4.  Writer,Penulis berperan dalam pembuatan narasi, dialog, jurnal dalam game, konten dalam game, petunjuk sistem dan sebagainya.
Pada awal telah saya jelaskan bahwa setiap pihak dalam pembuatan game mempunyai hubungan satu sama lain. Karena pada artikel ini saya membahas programmer dan designer, maka hubungan antara programmer dan designer menurut saya sangat jelas. Tanpa seorang programmer sebuah game tidak akan ada, begitu juga tanpa seorang desaigner sebuah game tidak akan begitu menarik karena tidak ada yang mendesain tampilannya. Jadi game yang menarik adalah game yang didalamnya dibuat oleh seorang programmer dengan desain atau tampilan yang menarik dari tangan seorang game desaigner.

REFERENSI :
http://www.urlfan.com/local/a_little_bit_about_game_design/317973316.html